Manusia Dapat Tertular PMK dari Susu dan Daging yang Tidak Diproses, Waspada

- Kamis, 12 Mei 2022 | 22:00 WIB
Meskipun sangat kecil kemungkinan manusia tertular PMK dari ternak, namun kewaspadaan konsumsi susu dan daging setelah diproses adalah proteksi terbaik. (RPH Bekasi- Foto Ayu Salma)
Meskipun sangat kecil kemungkinan manusia tertular PMK dari ternak, namun kewaspadaan konsumsi susu dan daging setelah diproses adalah proteksi terbaik. (RPH Bekasi- Foto Ayu Salma)

LumajangNetwork- Meskipun sangat kecil kemungkinan manusia tertular PMK dari ternak, namun kewaspadaan konsumsi susu dan daging setelah diproses adalah proteksi terbaik.

Tidak hanya masalah susu dan daging yang diolah, bahkan Mentan Syahril Yasin Limpo sementara meminta masyarakat menghindari bagian tubuh sapi dekat mulut dan kuku agar aman dari PMK (Penyakit Mulut dan Kuku).

Potensi tertularnya manusia oleh PMK meski sangat minim tetapi menjadi perhatian serius dari peneliti dari National Library of Medicine, Amerika Serikat, utamanya masalah konsumsi daging dan susu.

Baca Juga: Wabah PMK Masuk ke Kalteng, Belasan Sapi di Kobar Terinfeksi

Henry Prempeh, spesialis pencatat kesehatan masyarakat bersama Robert Smith, ilmuwan klinis (zoonosis), Berit Müller, ahli epidemiologi dari Pusat Pengawasan Penyakit Menular London (PHLS), merilis jurnal terkait PMK untuk National Library of Medicine

PMK menyerang semua hewan kuku belah dan merupakan penyakit hewan yang paling menular.

Penyakit ini disebabkan oleh virus dari famili Picornaviridae, genus Aphthovirus, yang memiliki tujuh serotipe (O, A, C, SAT1, SAT2, SAT3, dan Asia1).

Baca Juga: Dokter Hewan Dikerahkan ke Pasar Hewan Cegah PMK Meluas di Lumajang

Pada hewan, penyakit ini muncul dengan demam akut, diikuti dengan munculnya lepuh terutama di mulut dan kaki, hewan yang terinfeksi mengeluarkan banyak partikel virus sebelum gejala klinis muncul, penularan terjadi bahkan sebelum gejala muncul.

Halaman:

Editor: Naufal Firdaus Nurdiansyah

Sumber: NCBI

Tags

Terkini

X